Menghadapi potensi ancaman genangan air banjir saat memasuki musim hujan dengan curah hujan tinggi, pembenahan prasarana pembuangan udara perkotaan terus dilakukan secara intensif di titik-titik rawan. Penumpukan pengendapan lumpur, sampah buangan warga, serta tumbuhnya rumput pembohong di sepanjang saluran air sering kali memicu penyumbatan dan meluapnya udara ke jalan organisasi. Pengerjaan normalisasi drainase dilakukan oleh dinas pekerjaan umum melalui pengerukan fisik dasar saluran serta perbaikan dinding penghalang udara yang retak. Langkah pemeliharaan infrastruktur ini diprioritaskan pada kawasan organisasi padat dan pusat kegiatan ekonomi warga guna memastikan limpasan hujan air dapat mengalir dengan lancar menuju sungai utama.
Sebagai langkah nyata pencegahan bencana banjir pemukiman, dilakukan normalisasi drainase keruk sedimen lumpur saluran hujan dengan mengerahkan alat berat ekskavator mini dan armada truk pengangkut. Ratusan meter kubik pengendapan tanah dan kotoran limbah dipindahkan dari dasar saluran air untuk memperdalam serta memperluas kapasitas tampung debit air hujan. Pekerja teknis juga diterjunkan untuk membersihkan bagian gorong-gorong di bawah jalan raya yang tidak dapat dijangkau oleh alat berat mesin pengeruk. Sinergi pengerjaan fisik ini berhasil mengembalikan fungsi alami saluran air dalam mengalirkan limpasan air hujan secara cepat tanpa ada hambatan tersumbat.
Masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan rawan penampungan air menyambut lega pengerjaan pengerukan dan pembersihan saluran pembuangan air hujan di lingkungan mereka ini. Warga mengaku kini tidak perlu merasa khawatir atau cemas lagi rumah mereka akan tergenang air banjir saat hujan deras turun dalam waktu lama. Akses jalan raya organisasi juga tetap kering dan aman dilintasi oleh kendaraan bermotor tanpa terganggu oleh luapan udara kotor yang berbau. Keasrian dan kebersihan lingkungan organisasi menjadi jauh lebih terjaga berkat penyelesaiannya pengerjaan pembersihan dasar saluran pembuangan air ini.
Dinas terkait mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah rumah tangga secara sembarangan ke dalam saluran pembuangan air hujan warga demi kebaikan bersama. Kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan mengadakan kegiatan gotong royong pembersihan selokan desa secara berkala sangat dibutuhkan untuk mendampingi pengerjaan pemerintah. Pemasangan jaring besi penahan sampah di setiap ujung saluran juga dilakukan guna memudahkan petugas dalam membuang sampah penutup pintu air. Pengawasan terhadap perubahan fungsi saluran udara oleh pihak tak bertanggung jawab juga akan ditindak tegas sesuai peraturan hukum yang berlaku.
Ke depan, pengerjaan pembenahan dan pengerukan saluran pembuangan udara ini akan terus berlanjut secara merata ke seluruh pelosok kawasan perdesaan dan perkotaan. Pembangunan sumur resapan air tambahan di kawasan sekitar organisasi juga digalakkan untuk membantu penyerapan air hujan ke dalam tanah secara alami. Sinergi yang kuat antara penataan infrastruktur pemerintah dan partisipasi aktif warga menjadi kunci utama mewujudkan lingkungan bebas banjir tahunan. Pelaksanaan normalisasi drainase secara berkala terbukti mampu melindungi keselamatan harta benda dan kenyamanan hidup seluruh masyarakat daerah.
