Gunungkidul, Yogyakarta – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang tragis terjadi di Jalan Wonosari, tepatnya di KM 23 Padukuhan Putat, Patuk, Gunungkidul, pada Selasa (28/5/2024) pagi. Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda Supra dan mobil Suzuki Carry, mengakibatkan pengendara motor mengalami luka parah.
Kronologi Kecelakaan yang Mengerikan
Menurut laporan dari pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika pengendara motor Supra, Sumardjono (64) warga Wonosari, Gunungkidul, hendak menyalip sebuah truk yang tidak diketahui identitasnya. Saat bersamaan, mobil Carry yang dikemudikan oleh Triyanto (30) warga Playen, Gunungkidul, juga hendak menyalip truk tersebut.
Nahas, mobil Carry tersebut menyenggol motor Supra, menyebabkan Sumardjono kehilangan kendali dan terjatuh. Saat terjatuh, Sumardjono dan motornya tertabrak oleh mobil Carry dari belakang.
“Itu searah. Dia (pengemudi mobil Carry) mau nyalip truk toh dan nyenggol (motor Supra). Akhirnya (pengendara motor Supra) jatuh dan ditabrak dari belakang (oleh pengemudi mobil Carry),” kata 1 Kanit Lantas Polsek Patuk, Iptu Paryadi.
Kondisi Korban dan Proses Evakuasi
Akibat kecelakaan tersebut, Sumardjono mengalami luka parah, yaitu patah tulang kaki kanan, luka lecet di dahi kanan, dan luka lecet di tangan kanan. Ia segera dilarikan ke RS Nur Rohmah Playen, Gunungkidul, untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas kepolisian dari Polsek Patuk segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Penyebab Kecelakaan dan Imbauan Keselamatan
Pihak kepolisian menduga bahwa kecelakaan ini disebabkan oleh kelalaian pengemudi mobil Carry yang kurang berhati-hati saat hendak menyalip truk.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan berkendara, terutama di jalan raya yang ramai. Selalu patuhi peraturan lalu lintas, jaga jarak aman dengan kendaraan lain, dan hindari manuver berbahaya seperti menyalip secara sembarangan.
“Tabraknya tadi (karena) Carrynya kurang hati-hati saat mau mendahului,” imbuh Iptu Paryadi.
Semoga artikel ini memberikan informasi yang lengkap dan bermanfaat.
